Vertikultural 1

Nama : Eliyanti

Kelas : X-B


(•) Apa itu vertikultur dan bagaimana konsepnya berbeda dengan budidaya tanaman konvensional: 

Vertikultur

Vertikultur berasal dari bahasa Inggris yaitu vertical dan culture. Artinya budidaya tanaman secara vertikal dengan menggunakan sistem bertingkat. Teknik ini merupakan salah satu solusi dalam mengatasi permasalahan budidaya di lahan sempit, seperti pekarangan. 

Vertikultur adalah sistem budidaya pertanian yang dilaksanakan secara vertikal atau bertingkat pada skala indoor maupun outdoor. 


(•) Mengapa vertikultur dianggap sebagai tren budidaya tanaman masa depan: 

Karena budidaya secara vertikultur lebih efisien dalam penggunaan lahan, menghemat penggunaan pupuk dan bahan kimia lainnya, mudah dalam pemindahannya dan juga memudahkan dalam pemeliharaannya. 


(•) Manfaat dan tantangan dalam praktik vertikultur:

(-) Manfaat budidaya vertikultur diantaranya : 

a. Tidak membutuhkan lahan yang luas, sehingga bisa diaplikasikan dipekarangan rumah

b. Mudah dipindah-pindah, karena wadah vertikultur yang bersifat praktis

c. Tidak memerlukan penyiangan (membersihkan rumput liar dan gulma). Penanaman secara vertikultur otomatis mengurangi tumbuhan gulma

d. Menghemat pupuk dan air, karena pemberiannya langsung tepat sasaran. Pupuk diberikan melakui lubang-lubang wadah yang ukurannya terbatas, sehingga tidak mudah tercuci oleh hujan

e. Mempunyai segi keindahan dan nilai estetika

f. Perawatannya mudah, karena tanaman mengelompok disatu lokasi

(-) Tantangan budidaya vertikultur diantaranya :

a. Pembuatannya harus melalui beberapa tahapan persiapan sebelum penanaman, seperti membuat dan mempersiapkan wadah dan rak vertikultur

b. Membutuhkan kesabaran saat membuat wadah dan rak vertikultur

c. Mempersiapkan model dan ukuran agar penempatannya tidak mengganggu kegiatan lainnya






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahasa Inggris

Bahasa Inggris